Peserta SPMB
Gue masih gak ngerti dengan jalan pemikiran beberapa teman seangkatan dulu waktu ikut SPMB. Kami diberi dua pilihan, yang otomatis harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Sayangnya, beliau-beliau ini memilih hanya 1 jurusan yang benar-benar diminati dan 1 jurusan lagi yang passinggrade-nya jauh di bawah jurusan pilihan pertama..yang celakanya memang tidak diminati oleh mereka sendiri.
Mereka umumnya berpendapat :
"Kalau tinggi dua-duanya gw gak bakalan lulus, kalau udah lulus tapi gak minat kan gampang tinggal dilepas, lalu gw masuk swasta"
Itu jelas-jelas membuang peluang.
Think about this. Setiap orang diberi kesempatan mengambil 2 pilihan. berarti
ada 3 kemungkinan yang bakal terjadi :
1. Lulus pilihan 1
2. Lulus pilihan 2
3. Tidak lulus
Gue memilih Akuntansi dan Ilmu komunikasi yang dua-duanya adalah top grade di salah satu Universitas Favorit. Bukan karena sok pinter, tapi karena memanfaatkan peluang.
Perhatikan pemerian di bawah:
A. Daftar Kemungkinan yg terjadi bila test SPMB dengan 2 pilihan top grade :
1. Lulus Pilihan Top Grade 1 –> pasti diambil
2. Lulus Pilihan Top Grade 2 –> pasti diambil
3. Tidak lulus –> masuk swasta
Peluang = 2 berhasil : 1 gagal
B. Daftar Kemungkinan bila test SPMB dengan 1 pilihan top grade dan 1 pilihan jurusan yg tidak diminati oleh ybs. :
1. Lulus Pilihan Top Grade –> pasti diambil
2. Lulus Pilihan yg tidak diminati –> pasti tidak diambil diambil, lalu masuk swasta
3. Tidak lulus –> masuk swasta
Peluang = 1 berhasil : 2 gagal
Peluang mana yang lebih gede coba? Gw udah bilang ini sejak SMA dulu lhoo.. baru kerasa kan sekarang?